Bahan untuk membuat furniture ada
bermacam-macam, mulai dari bahan 'baku'nya seperti kayu (biasanya paling kuat
dan tahan lama), multipleks (kualitas moderat, lebih tahan tekan dan tidak
berubah bentuk asalkan kering), MDF (bahan furniture kualitas lebih rendah dan
lebih murah), dan sebagainya. Hingga material finishing atau material luarnya
seperti sanding, cat duco, sheet dan HPL. Dari berbagai material yang umum
tersebut yang saat ini semakin marak digunakan adalah material finishing HPL
yang kami perlihatkan contoh motifnya dalam artikel ini.
HPL digunakan untuk menutupi permukaan multipleks yang biasa digunakan agar
penampilan furniture terlihat lebih menarik, dengan beberapa kelebihan material
HPL sebagai berikut:
- HPL memiliki bermacam ragam
corak dan warna permukaan yang dapat kita gunakan, dan dari berbagai ragam
tersebut yang paling banyak merupakan corak dan warna kayu berbagai jenis.
Ada pula warna dan kesan metalik.
- HPL memiliki kelebihan yaitu
cukup anti gores dan anti air. Tidak seratus persen anti gores, namun
memang material ini kuat berkat bahan utamanya yang merupakan plastik
keras PVC dengan permukaan bertekstur. Material ini lebih kuat daripada
material sheet yang biasanya digunakan untuk melapisi furniture murah yang
dijual di toko-toko furniture biasa.
- HPL memiliki kelebihan berupa
pengerjaan yang lebih bersih daripada menggunakan cat duco atau sanding,
karena material ini di lem pada multipleks. Bagi pengrajin meubel dan
furniture multipleks, material ini memiliki keunggulan bersih dan cepat.
- HPL memiliki varian produk
'edging' yang mempermudah pengerjaan furniture pada bagian pinggiran yang
tipis.
namun disamping kelebihan-kelebihan tersebut, ada pula kelemahan material HPL ini,
antara lain:
Pengerjaan dengan HPL menyulitkan atau bahkan tidak mungkin untuk membuat
bidang yang lengkung terlalu kecil, misalnya sudut lengkung dengan jari-jari
5cm. Karena itu biasanya bidang lengkung yang terlalu kecil tersebut akan
menggunakan paduan dengan sheet plastik.
Pemotongan HPL yang kurang sempurna akan mengakibatkan terlihat adanya lapisan
ketebalan HPL dan banyak pula kasus HPL terlihat kurang rapi pada
sudut-sudutnya.
Bahan HPL
merupakan material yang estetik dan dapat disesuaikan dengan tema interior
design, mulai dari tema yang klasik hingga 'ringan modern', meskipun demikian
lebih cenderung hasil yang didapatkan dari furniture yang menggunakan material
ini, akan menjadi desain furniture yang 'modern' terlebih bila dipadukan dengan
pencahayaan seperti lampu LED panjang dan lampu-lampu gantung serta spotlight.
Gambar aplikasi pada produk: