I.
PENDAHULUAN
Pedesaan, menjadi semakin penting bagi pembangunan
nasional, terlebih ketika terjadi krisis ekonomi tahun 1997, ternyata ekonomi
pedesaan tidak terlalu kena imbas dengan adanya krisis tersebut. Dengan
demikian sektor ekonomi di pedesaan dianggap memiliki kekuatan yang dapat
menjadi daya tahan ekonomi nasional dalam menghadapi arus globalisasi (Argo,
2005).
Dalam mempercepat pembangunan pedesaan diperlukan
terobosan program yang melibatkan berbagai pihak yang perlu dilakukan secara
terarah dan terkoordinasi, salah satu program keterpaduan tersebut adalah
pembangunan kawasan agropolitan. Pengembangan agropolitan disetiap daerah
berarti membangun titik-titik tumbuh ekonomi daerah berbasis pertanian, dengan
harapan satu titik tumbuh akan dapat mendinamisasi dan menstimulasi tumbuh dan
berkembangnya titik-titik tumbuh yang lain dan seterusnya. Bila keadaan ini
dapat berjalan lancar maka dengan sendirinya percepatan pertumbuhan ekonomi pedesaan dapat dengan mudah
diwujudkan (Tan, 2007).
Categories:
Artikel